Fungsi Dan Bagian-Bagian Pada Monitor



  1. BAGIAN REGULATOR 
  2. BAGIAN OSILATOR VERTICAL & HORISONTAL
  3. BAGIAN PROGRAM
  4. BAGIAN DRIVER HORISONTAL
  5. TRANSISTOR HORISONTAL OUTPUT
  6. FLYBACK
  7. BAGIAN VERTICAL OUTPUT 
  8. BAGIAN RGB


A.Tabung/CRT(catoda ray tube): Tabung berkegunaaan untuk menunjukkan informasi-informasi tampilan yang kita lihat, disekeliling tabung tersedia gulungan tembaga yg dibungkus dengan solasi yg dinamakan degaussing coil, degaussing berkegunaaan untuk menyetabilkan medan magnit didalam tabung,
ciri-ciri dari kerusakan tabung Ialah:
  • tampilan tidak tampak
  • tampilan tampak akan tetapi gelap.
  • warna tidak lengkapatau pincang.
  • tampilan tidak focus alias buyar
  • layar nyala merah/hijau/biruterang akan tetapi bergaris.
  • tampilan tampak akan tetapi hanya salah satu warna saja dll.

B1.Defleksi yoke : defleksi yoke terbuat dari tembaga yang dililit dibatang ferit yg melingkar, defleksi yoke terdiri dari dua tahap,yaitu lilitan horisontal serta vertikal, untuk lilitan horisontal terletak pada tahap dalam serta vertilal pada tahap luar, defleki berkegunaaan untuk menarik elektron-elektron didalam tabung kearah horizontal serta vertikal.

ciri-ciri dari kerusakan defleksi Ialah:
  • Defleksi horiontal, untuk kerusakan defleksi horizontal biasanya kebakar, atau jamuran serta dilayar tampilan tampak akan ada ditengah serta kanan kiri melengkung.
  • Defleksi vertical,ciri-ciri kerusakan defleksi vertical yaitu tampilan nampak ditengah serta bergaris-garis atas bawah hitam,namun untuk defleksi vertical pada monitor biasanya jarang terjadi kerusakan.
B2.pincusent adjustmen/cincin pengatur warna: cincin ini berperan penting didalam monitor, cincin ini berkegunaaan untuk mengatur bayangan warna, semoga tampilan maupun goresan pena tidak ada bayangan warna, sehingga bakal tampak warna aslinya.

C.Regulator/power suply : Regulator berkegunaaan untuk mensuplay listrik keseluruh rangkaian pcb/board, juga kerangkaian RGB serta tabung,biasanya teg output/sekunder pada tiap2 regulator monitor belum niscaya sama, tapi pada pada dasarnya ada 3 yaitu:
  • +Dc 6,5 volt untuk mensuplay teg ke vilamen CRT,
  • +Dc 12>15 volt untuk mensuplay teg ke IC oscilator horizontal serta vertical serta juga ke IC program,
  • +Dc 50> 75 volt untuk mensuplay teg ke horizontal output melewati flyback.
Ciri-ciri kerusakan dari regulator ialah:
  • Monitor nggak sanggup nyala,
  • Monitor kalau dinyalakan terjadi konsleting pada jalur listrik,
  • Monitor nyala namun tampilan ngleod/bergoyang dll.
D.flyback : flyback berkegunaaan untuk membangkitkan teg tinggi yang semula antara 75.s/d 130. volt menjadi 25 kilo volt, flyback berkegunaaan untuk membangkitkan cahaya didalam tabung, dibadan flyback tersedia 2 trimpot pengaturan yaitu,pengaturan scren serta focus, screen berkegunaaan untuk mengatur gelap terangnya tampilan, dan focus berkegunaaan untuk mengatur kefokusan tampilan alias tulisan.

Ciri-ciri dari kerusakan flyback ialah:
  • Tampilan buyar/tidak focus
  • tampilan ada akan tetapi terlalu terang, ada garis buku
  • tampilan gelap
  • led control nyala akan tetapi monitor nggak sanggup nyala
  • monitor nyala akan tetapi suara pletek-pletek
  • monitor nyala akan tetapi tampilan kedip kedip dll.

E.Rangkaian RGB:rangkaian ini berkegunaaan untuk mengolah warna yg tiba dari VGA card serta dikirim ketabung tampilan/CRT.

Ciri-ciri dari kerusakan RGB ialah:
  • tampilan merah kekuning kuningan
  • tampilan biru kemerah merahan
  • tampilan biru keputih putihan
  • tampilan tampak akan tetapi hanya hijau, merah alias biru dll.

F.Dibawah tabung ini tersedia
  • Rangkaian program
  • Rangkaian oscilator vertical, horizontal
  • Rangkaian vertical output
horizontal driver serta output, untuk tampilan ini tidak aku perlihatkan dengan cara detail lantaran untuk tiap-tiap tipe monitor letaknya belum niscaya sama, dan sebagai pola lihat tampilan diatas, Board samsung 591s. namun bakal aku terangkan cici-cirinya .

1.Rangkaian program: terdiri dari IC (intergrated circuit) serta suplemen komponen disekelilingnya untuk mengenal IC kegiatan ciri-cirinnya ialah, sebagian kaki-kakinya terhubung ke swit Digital yang ada dipanel depan monitor, IC kegiatan berkegunaaan untuk mengendalikan segala pengaturan yang ada di monitor, semacam V size, V center, H size, H center, colour dll.
ciri-ciri kerusakan dari IC kegiatan ialah, led indikator nyala akan tetapi monitor nggak mau nyala, monitor nyala akan tetapi segala pengaturan nggak berkegunaaan/gk fungsi, monitor nyala kemudian aneka macam menit mati dll.

2.Rangkaian oscilator Vertical & Horizontal : Untuk rangkaian oscilator vertikal serta horizontal biasanya sehingga satu dalam IC (intergrated circuit) ada juga yang sehingga satu dengan rangkaian program. ciri-ciri dari rangkaian oscilator vertical serta horizontal ialah, sebagian kaki-kakinya terhubung ke ic output vertical serta basis transistor driver horizontal.

 Perbaikan Monior


Gambar Tak Muncul
Apabila tampilan tak muncul, persoalannya tak ada sinyal gambar yang dimunculkan ke monitor. Solusinya periksa sinyal video yang tersedia pada board video adapter CRT, lantaran komponen ini kemungkinan rusak atau terbakar.

Kabel Heater Pada CRT Terbuka.
Setiap kali CRT dinyalakan, heater bakal bekerja. Pada dikala CRT dimatikan, heater juga ikutan jadi dingin. Perubahan panas yang berulang-ulang serta dalam waktu usang bakal membikin heater menjadi terbuka serta panas merembes keluar dari kabel ini.
Solusinya lantaran kabel heater ini terdiri dari tiga macam (merah, hijau, biru) kita sanggup menonton kerusakannya pada warna yang bakal muncul. Bakal tetapi, kabel ini tak sanggup diganti kecuali kau mengganti tabung katodanya sama selaki. Bila kabel ini rusak, mudah kau wajib mengganti monitor kau dengan yang baru.

Katoda Terhubung Dengan Control Grid.
Katoda ialah materi yang terbuat dari besi tak tahan korosi, jadi memungkinkan terhubung dengan control grid. Apabila faktor ini terjadi, control grid bakal kehilangan efektivitaasnya, serta bakal berdampakkan warna yang timbul menjadi soak atau pudar. Pada umumnya, tanda-tanda ini tak jarang muncul.
Solusinya bila telah terjadi kontak, tak ada yang mungkin sanggup diperbuat. Yang terbaik ialah mencegah terjadinya kontak antara katoda serta control grid, dengan memberbagi pembatas antara control grid dengan seluruh katoda.

Satu atau Lebih Warna Tampak Lemah.
Apabila satu atau lebih warna tampak lemah, maka dilema ini pada umumnya terjadi lantaran pada katoda terbentuk lapisan ionik yang menghambat pelepasan elektron menuju layar. Gejala ibarat ini membikin katoda menjadi tak lebih manjur dalam menembakkan elektron, yang mengdampakkan lemahnya warna pada layar monitor. Gejala ini bakal terkesan di mana salah satu warna yang dihasilkan di layar monitor tampak lebih lemah.
Solusinya periksa drive board video CRT anda, apakah ikatan solder pada salah satu tabungnya kendor atau lepas. Solder ikatannya. Bila gambar telah terlampau buram, satu-satunya kemungkinan ialah mengganti tabungnya. Tetapi, biasanya kerusakan ibarat ini hanya terjadi seusai pemakaian dalam waktu lama.

Fosfor Pada Tabung Katoda Tampak Kusam.
Fosfor ialah senyawa kimia yang bakal menimbulkan warna tertentu pada dikala terkena sinar elektron berenergi tinggi. Pada monitor lama, kita tak jarangkali menjumpai gambar yang tampak kuyu, dengan kontras warna yang sanggup diatur maksimal.
Solusinya tak ada tutorial lain kecuali mengganti tabung katoda, tetapi umur fosfor sanggup dihemat dengan mengatur brightness pada tingkat minimum serta kau sanggup memasang screen saver pada layar monitor untuk mengurangi peredaran fosfor yang terlalu lama.

Control Grid Pada CRT Terbuka.
Control grid digunakan untuk membatasi sinar yang dihasilkan oleh katoda, dengan memasang sebuah muatan potensial pada grid. Bila control grid terbuka, dampaknya tak ada lagi muatan potensial pada grid untuk mengontrol intensitas sinar serta sinar bakal memancar dengan intensitas penuh
Solusinya, periksa apakah katoda dengan control gird heater dengan katoda terjadi hubungan singkat (short) atau tidak. Bila kau tak menemukan hubungan singkat (diperiksa dengan menggunakan multimeter) control grid kemungkinan telah terbuka. Saran-saran satu-satunya tabung wajib diganti atau diakali dengan di cas/tembak kalau bisa.

Focus Grid Pada CRT Terbuka.
Oksidasi sanggup membikin hubungan singkat antara katoda dengan kontrol grid atau control grid dengan screen grid. Screen grid bermanfaat untuk mengarajhakan gerakan elektron menuju layar. Bila screen grid mengalami hubungan pendek, energi elektron yang memancar ke layar bakal bertidak lebih jadi bakal mengurangi intensitas sinar yang berpendar pada fosfor serta dengan demikian bakal mengurangi kecerahan gambar dengan cara keseluruhan. Pada aneka macam permasalahan yang parah, justru gambar tak timbul sama sekali.
Solusinya, kau sanggup mengukur apakah terjadi hubungan singkat pada screen grid atau tidak, dengan menggunakan multimeter untuk mengukur voltase pada grid tersebut. Biasanya grid mempunyai voltase antara 250 sampai dengan 750 volt pada situasi normal. Bila voltase terlampau rendah, matikan monitor kamudian lepaskan drive board video yang ada di leher tabung kemudian restart monitor serta ukur kembali voltasenya. Bila voltase screen grid kembali normal sanggup dipastikan bahwa screen grid mengalami hubungan pendek. Bila voltase tetap rendah, kita boleh curiga terjadi kerusakan pada sirkuit yanhg mengatur voltase pada screen.

Gambar Tampak Merah atau Biru Kehijauan.
Apabila gambar tampak merah atau biru kehijauan (mendekati cyan), persoalannya ialah tersedia problem pada sirkuit video untuk jalur merah.
Solusinya, pastikan sebelumnya bahwa kontrol setting monitor berada pada kondisi normal. Bila control warna diset pada kondisi baik sementara warna kemerahan tak juga hilang, periksalah sirkuit drive video yang tersambung dengan warna merah. Kita memerluan osiloscope untuk melacak sinyal video input serta video output. Bila tidk tersedia sinyal video merah pada amplifier input, periksa sambungan antara monitor dengan board video adapter. Bila koneksi baik, cobalah gunakan monitor lain yang bekerja baik. Bila problem tetap terjadi pada monitor tersebut, gantilah board video adapter pada monitor yang rusak. Kita sanggup membandingkan karakteristik sinyal antara monitor yang rusak dengan monitor yang baik kamudian mempesona kesimpulan, dimana letak persoalannya. Bila kau tak mempunyai alat ibarat osiloskop serta tak terlalu ingin ribet, eksklusif saja ganti seluruh board video adapternya.

Gambar Tampak Tua Dengan Warna Biru atau Timbul Warna Kekuning-kuningan.
Apabila gambar tampak renta dengan warna biru atau timbul warna kekuning-kuningan, persoalannya ialah sirkuit drive video jalur warna biru rusak.Solusinya sama ibarat problem sebelumnya, kau sanggup menempuh tutorial yang sama untuk mengecek sumber kerusakan. Sebelumnya, kita wajib memastikan bahwa setting warna pada monitor berada pada posisi normal.

Gambar Tampak Tua Kehijauan atau Merah Kebiruan.
Apabila gambar tampak renta kehijauan atau merah kebiruan (mendekati magenta), persoalannya ialah sirkuit drive jalur warna hijau rusak.  Solusinya sama ibarat problem sebelumnya, kau sanggup menempuh tutorial yang sama untuk mengecek sumber kerusakan. Untuk ketiga masalah terbaru, bilamana sinyal video yang diukur bekerja dengan baik, tetapi tetap timbul dilema yang sama, curigai kerusakan pada CRT itu sendiri. Kemungkinan, katoda atau kontrol gridnya yang rusak. Bila kau mempunyai alat untuk mengetes CRT, periksa tabungnya apakah tetap baik atau terbukti telah soak. Bila risikonya kurang baik, mau tak mau kau wajib mengganti tabungnya atau diakali kalau bisa.

Garis Horizontal atau Vertikal Timbul di Tengah Layar.
Apabila garis horizontal atau vertikal timbul di tengah layar, persoalannya terjadi kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau vertikal.Solusi untuk praktisnya, kau mengganti board monitor utama. Bila kau sedikit mau bersusah payah, kau perlu untuk mengecek sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah segala kabel terhubung dengan baik. Kadangkala, kerusakan ini dikarenakan oleh kabel-kabel yang kendor dampak panas yang hiperbola di dalam sistem monitor.

Gambar Hanya Timbul di Tahap Atas atau Bawah Monitor.
Apabila gambar hanya timbul di tahap atas atau bawah monitor, kemungkinan besar persoalannya ada pada amplifier vertikal
Solusinya, gunakan osiloskop untuk mengecek amplifier ini. Bila tak ada alat tersebut, ganti board mutlak monitor, kamudian pada dikala gambar telah tersimpan kembali, pastikan untuk mengecek linearitas vertikal monitor.

Tidak Ada Gambar Maupun Raster.
Apabila tak ada gambar maupun raster, persoalannya ialah sambungan kabel monitor ke CPU serta video card tak bekerja dengan benar, atau sirkuit dalam monitor rusak.
Solusinya pastikan terlebih dahulu bahwa CPU serta video card bekerja baik. Seusai itu, periksa monitor yang rusak kamudian cobalah menyalakan brightness serta contrastnya. Mulailah dengan mengecek sinyal sinkronisasi vertikal serta horizontalnya. Bila tak ada sinyal, tak bakal timbul raster. Bila sinyal ada, kemungkinan besar persoalannya ada pada sirkuit pengatur voltase tinggi atau drive horizontal tak bekerja dengan menanggulanginya dengan baik. Apabila salah satu output dari power supply berpersoalan, kita sanggup menanggulanginya dengan mengecek rangkaian power supply atau mengganti dengan power supply yang baru.

Karakter yang Timbul di Layar Tak Sempurna.
Apabila huruf yang timbul di layar tak sempurna, persoalannya monitor terganggu oleh kehadiran peranti lain yang memancarkan gelombang tertentu. Peranti lain itu misalnya radio, televisi, handphone, atau monitor lain yang memancarkan gelombang elektromagnetis atau menimbulkan medan magnet.
Solusinya jauhkan peralatan yang menimbulkan gangguan. Bila gangguan tetap timbul kemungkinan persoalannyab ada pada monitor kita sendiri. Kemungkinan letak persoalannya ada di drive pengatur vertikal atau horizontal atau keduanya. Bila kecepatan raster yang menyapu layar berubah-ubah, pixel di sebuahgambar yang tampak pada layar boleh jadi bakal menutup dengan cara bersama-sama, sementara pixel diarea layar yang lain bakal timbul terlalu lama. Cobalah mengecek lineariatas drive vertikal serta horizontalnya.

Gambar Yang Timbul Tampak Bergelombang.
Apabila gambar yang timbul tampak bergelombang, kemungkinan paling besar asalnya ada pada power supply. Solusinya, gunakan multimeter untuk mengecek output dari setiap suplai tegangan ke segala komponen. Bila kau telah menemukan suplai teg yang berpersoalan, perbaiki jalur suplai teg ke kawasan itu atau untuk praktisnya, ganti saja board power supply-nya dengan cara keseluruhan.

Warna Yang Timbul Berubah Pada dikala Monitor Panas.
Apabila warna yang timbul berubah pada dikala monitor panas, kemungkinan paling besar ada kerusakan pada sirkuit amplifier video.
Sewajibnya, monitor wajib menimbulkan warna yang sama baik dalam kondisi masbodoh maupun panas. Matikan monitor serta buka penutupnya, kamudian mulai periksa kabel video, khususnya kabel yang menghubungkan board raster dengan tahap dalam monitor. Bila koneksinya terlalu longgar, kencangkan. Juga periksalah sambungan antara board video amplifier dengan board raster.

Gambar Makin Menyempit ke Arah Horizontal Pada dikala Monitor Panas.
Apabila gambar makin menyempit ke arah horizontal pada dikala monitor panas, persoalannya ialah salah satu sirkuit pengatur sapuan horizontal lemah atau berubah kualitasnya pada dikala monitor panas.
Solusinya matikan monitor, kemudian periksa segala kapasitor yang beralokasi di sekeliling transistor output horizontal. Tak jarangkali, problem ibarat ini sangat susah untuk dideteksi, lantaran mendeteksi kapasitor yang rusak sangat susah diperbuat. Maka, mulailah dari mengecek sambungan-sambungan solder diantara sirkuit serta kabel-kabel. Apabila persoalannya tak teratasi, yang perlu diperbuat ialah meperbuat penyolderan ulang kepada segala komponen pada transistor serta board raster.

Gambar Melebar ke Arah Horizontal Pada dikala Monitor Panas.
Apabila gambar melebar ke arah horizontal pada dikala monitor panas, persoalannya sama dengan gambar menyempit horizontal.
Solusinya sama ibarat problem gambar menyempit. Bilamana kau tak ingin mengecek satu per satu komponen yang berpersoalan, kau sanggup eksklusif mengganti board raster dengan yang baru.

Gambar Detail Pada Resolusi Grafis Tinggi Kabur.
Apabila gambar detail pada resolusi grafis tinggi kabur, kemungkinan besar sirkuit amplifier videonya soak atau terlalu lemah. Gambar resolusi tinggi memerlukan bandwidth yang tinggi, jadi amplifier videonya memerlukan variasi respon yang cepat antar pixel. Bila amplifier video lemah, gambar pada resolusi tinggi bakal sedikit kabur. Persoalan ini bakal hilang pada dikala monitor bekerja pada resolusi rendah.
Solusinya periksa amplifier video yang menghasilkan sinar elektron. Bila terjadi kerusakan, ganti atau perbaiki tahap tersebut saja. Saran-saran sementaranya, jangan setel monitor pada resolusi terlampau tinggi.

Gambar Yang Timbul Patah-patah serta Tak Stabil.
Apabila gambar yang timbul patah-patah serta tak stabil, sirkuit pengatur voltase atau board raster berpersoalan.
Solusinya periksa seluruh sirkuit serta sambungan pada board. Ingat bahwa sumber mutlak penghasil tiga warna mutlak yang memberbagi sajian gambar pada dikala tak bekerja dengan cara tepat pada dikala berpersoalan. Solder ulang seluruh sambungan pada board amplifier video bilamana diperlukan.

Sumber:
Sumber http://basis-elektro.blogspot.com/

0 Response to "Fungsi Dan Bagian-Bagian Pada Monitor"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel