Tegangan-Tegangan Supply Pada Layar/Panel Tv Lcd

Pada LCD monochrome cuma membutuhkan tegangan pengatur ON/OFF dan intensitas jaja yang artinya cuma perlu 3 kondisi tegangan, yaitu tegangan ON, OFF dan COMmon (brightness), semacam pada LCD kalkulator (sering juga ditemukan jenis LCD tanpa VCOM). Akan tetapi pada LCD warna cukup banyak jenis tegangan yang diperlukan, untuk memahami tegangan-tegangan yang terdapat pada LCD warna, alangkah baiknya kita baca dulu disini istilah-istilah tegangan yang sering kita jumpai atau sering dipakai.

Tegangan-tegangan untuk supply panel pada tv LCD sebagian besar disupply yaitu dari regulator converter DC to DC, dan sebagian kecilnya yaitu disupply oleh Regulator LDO. Untuk keterangan perihal LDO lain waktu saja akan coba menulisnya juga disini.

Blok Power supply panel seringkali ditemui menjadi satu dengan sirkuit TCON, power supply ini biasanya hanya menggunakan masukan 1 tegangan saja (PVDD) yang disupply dari Mainboard atau PSU, kemudian tegangan dikonversi dijadikan beberapa tegangan untuk konsumsi panel diantaranya tegangan VREF, VGH, VGL, VCOM, AVDD, HVDD, dan VDDC, dibawah ini yakni contoh bagan dan IC dari Power supply panel menggunakan IC CM501 dan TPS65161.


Sumber : zaenalelectronic

Dalam bagan tersebut tegangan masukan panel dari Mainboard (psu) yaitu 12v, pada beberapa jenis layar/panel ada yang menggunakan tegangan masukan 3v3 dan 5v, dibawah ini merupakan masing-masing besar tegangan yang diukur menurut standar panel, jadi kemungkinan juga tegangan sanggup saja berbeda, itu tergantung dari produsen atau jenis panel itu sendiri.

1. AVDD COF, yaitu tegangan supply ic COF panel, sekitar 15v.

2. HVDD COF, yaitu tegangan supply ic COF panel, sekitar 8v.

3. DVDD atau VDDC, yaitu tegangan supplay ic COF panel dan ic TCON/controller, sekitar 3v3, ada juga supply TCON yang menggunakan 1v2.

4. VGL atau VOFF, yaitu tegangan gate OFF, biasanya sekitar -6v5 (minus 6v5). Tegangan ini hasil regulasi dari tegangan VGL awalnya sekitar -12v.

5. VGH atau VON, yaitu tegangan gate ON, ukuran tergantung inch/besar panel, pada 32inc sekitar 27v, semakin besar ukuran layar maka tegangan VGH semakin besar juga.

6. VGHM yakni tegangan VGH yang termanaged, artinya tegangan disini disensor/diprotek dan sanggup di on/off.

7. VCOM yakni tegangan common, tegangan ini sebagai contoh sekitar 8v, lantaran VCOM yakni pengatur brightness, maka besar tegangan VCOM sanggup bervariasi, ada juga yang besar teganganya tetap.

8. VREF yakni tegangan rujukan untuk contoh regulator/converter.

Umumnya pada ic power supply panel dilengkapi oleh pin-pin control, diantaranya perlindungan OVP dan OCP, on/off, power good dan juga input voltage detector, dibawah ini diantaranya contoh pin-pin dari kontrol power supply panel.

1. OVP yakni merupakan perlindungan tegangan lebih pada keluaranya, jikalau terdeteksi maka ic akan OFF.

2. OCP yakni merupakan perlindungan beban lebih, umpamanya output short/konslet atau juga mengalami kelebihan beban maka ic akan OFF.

3. Power good yakni merupakan sinyal/tegangan keluaran yang memberi tau atau menunjukkan tanda bahwa ic bekerja dengan baik.

4. ON/OFF yakni merupakan power control ic, maka ic sanggup dikontrol dari luar, menyerupai misalnya dari ic TCON.

5. Input voltage detector (I-VDET), akan mendeteksi cukup atau tidaknya tegangan inputnya.

Tentang VGH dan VGL

Sedikit membahas perihal VGH dan VGL, apa sebabnya VGH teganganya tinggi, sedangkan VGL malahan minus atau dibawah 0, berikut alasan/tujuanya:

1. Sel LCD yakni merupakan kapasitor yang dicharge dan di discharge oleh komponen aktif Fet/TR.

2. Sifat kapasitor ialah sanggup menyimpan tegangan, jikalau kapasitor di isi tegangan kemudian dilepas maka tegangan yang ada pada kapasitor akan berangsur menurun hingga ahirnya hilang atau muatanya kosong.

3. VGH dibikin untuk mengisi kapasitor melalui Gate, bersamaan dengan sinyal on/off dari column driver, sehingga berakibat sel/kapasitor akan terisi penuh, sehingga sel mati. Jika gate/VGH dilepas maka nyala akun berangsur terang, atau sanggup dibilang meninggalkan jejak, lantaran itu yakni sifat alami dari kapasitor.

4. Supaya tidak meninggalkan bekas maka kapasitor mesti di discharge atau dikosongkan secepatnya, cara yang paling simpel ialah dengan mengisi transistor dengan tegangan yang terbalik atau polaritasnya terbalik, yaitu dengan VGL.

5. Oleh lantaran komponen aktif berupa 1 Fet/TR, sehingga sama dengan rangkaian pembalik polaritas, dalam arti pada ketika gate ON maka sel akan mati, dan jikalau gate OFF maka akan menyala.

Tentang VCOM (Voltage Common

VCOM yakni merupakan tegangan bersama yang digunakan pada semua komponen aktif sel dalam matrik, yang men-supply kaki Source (emitor di TFT), adapun Drain (kolektor) di supply oleh Column driver (COF), sehingga level atau besar tegangan VCOM sanggup digunakan untuk mengatur brightness pada gambar LCD.

Jika VCOM mengalami gangguan maka gambar sanggup berubah terangnya, pada umumnya jalur VCOM disisipkan pada tiap COF (Column Driver, maka sanggup memungkinkan gambarnya jadi gelap sebagian, misalnya menyerupai adanya jalur VCOM pada COF yang memiliki problem retak atau korosi.

Jika VCOM mengalami problem pada cuilan pangkal (pada cuilan sumber tegangan VCOM), artinya akan ada gangguan brightness pada satu layar penuh tapi didak blank (sebab ada bocoran kecil sekali dari VGL di layar).
Sumber http://basis-elektro.blogspot.com/

0 Response to "Tegangan-Tegangan Supply Pada Layar/Panel Tv Lcd"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel